Heboh !! Lambe Turah Posting Screenshoot Instagram yang Jadi Bahan Laporan Istri Mario Teguh ke Polisi


TOPNetizen ~ Akun Instagram Lambe Turah @lambe_turah posting sebuah screenshoot Instagram dari postingan miliknya yang ditengarai jadi bahan pelaporan Linna Teguh, Rabu (14/9/2016).

"Apakah ini yang di maksud ibu LT?? Apakah kalimat di caption ini salah?"

"Apakah kalimat ini yang membuat ibu merasa nama baik ibu di cemarkan?"

"Bala bala tolong koreksi yess ada gak kalimat yang menyinggung atau tidak sopan?"

"#TrobekEgen
#WesMinceuKuduBelajarBahasaIndonesiaManing
#SoalnyaBahasaIndonesiaMinceuDiCaptionMasihSalahMenurutIbu
#BuGuruuuuuuuTulungMinceuuuuu
#IniYangSalahManaSiBuGuruuuĆ¹uu"

"Inget yess amak-amak dan apak followers remah rengginang semua nya, seperti rules minceu sebelum2nya, klo komen kudu sopan, komen yang udin kelewatan, minceu BLOCK yess."

Demikian tulis @lambe_turah.

Dalam postingan tersebut, akun ini posting foto yang melalui proses editing yakni Mario Teguh di tengah kemudian diapit oleh Aryani Soenarto (kiri) dan Linna Teguh (kanan).

Foto bawah ada Ario Kiswinar Teguh, lalu Marco Teguh dan Audrey Teguh.
Lambe Turah lalu menulis keterangan pada foto itu seperti ini.

"Dibalik pria yang sukses pasti ada wanita2 hebat (mantan istri, dan istri)."

"#Trobek
#KisahLama
#SalamSuperAlaOmMotivator
#NggakAdaManusiaYangSempurna
#MotivatorJugaManusia
#HidupTerusBerjalan
#YangLaluBiarlahBerlalu."

Laporan ke polisi

Seperti diketahui, sebelumnya Istri motivator Mario Teguh, Linna Susanto, didampingi penasehat hukum, Vidi Syarif, mendatangi Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/9/2016) sore.

Tujuan kedatangan untuk melaporkan akun media sosial, instagram, yang diduga telah mencemarkan nama baik. Ada dua akun instagram yang dilaporkan, yaitu berinisial L dan H.

"Jadi memang kami sudah melaporkan pelanggaran UU ITE. Jadi baru sekedar bikin laporan polisi. Inisialnya ada L, ada H. Itu akun instagram ya. Bukan nama orang," ujar Vidi Syarif, kepada wartawan, ditemui di Mapolda Metro Jaya, (13/9/2016).

Di kesempatan itu, penasehat hukum membawa barang bukti, berupa bukti print out tulisan yang diduga telah  mencemarkan nama baik Linna Susanto.

"Buktinya yang dilaporkan ialah account instagram. Ada dua. Kami ada print out-nya," kata dia.
Kisruh antara Ario Kiswinar Teguh dengan Mario Teguh ternyata berimbas pada istri dan anak-anak Mario Teguh.

Mario Teguh memberikan klarifikasinya melalui acara Sapa Indonesia Pagi di KOMPAS TV, Jumat (9/9/2016).

Dalam acara itu, Mario mengungkapkan berbagai keresahan yang dialami oleh istrinya, Linna Teguh dan kedua anaknya, Audrey dan Marco.

Mario menuturkan, istrinya menjadi sasaran bully karena Linna berfoto bersama seorang artis yang memiliki haters yang cukup banyak.

Feni Rose: Omongan Mana yang Salah Mbak?


TOPNetizen ~ SIAPA yang tak kenal Feni Rose. Dia sering dijuluki sebagai Ratu Gosip. Apalagi sejak dia membawakan acara Rumpi, talkshow yang menguak kehidupan artis dan public figure.

Ada yang tertawa bahagia, senyum malu-malu sampai deg-degan menjadi bintang tamu acara itu. Maklum, No Secret. Tidak ada rahasia yang tersembunyi saat berhadapan dengan Feni.

Tapi ada juga yang kesal bukan main pada Feni dan rentetan pertanyaannya yang santai tapi tajam. Bukan hanya Marissa Haque yang belakangan naik pitam pada acara Feni.

Penyanyi Mayangsari pun pernah ngambek  di acara itu. Jika Marissa hanya melihat tayangan Rumpi dan kesal.

Mayang lebih parah. Sebagai bintang tamu, dia memilih walk out dari acara Rumpi.

Mayangsari, 43, tiba-tiba walk out saat menjadi bintang tamu dalam acara Rumpi yang ditayangkan live di Trans TV di Studio Palem, Kemang, Jakarta Selatan (Jaksel), Desember 204 lalu.

Diduga, Mayang, sapaan Mayangsari, tidak berkenan ketika Feni berniat menanyakan cerita pribadinya.

Sebelum walk out, Mayang masih biasa-biasa saja. Dia menjadi bintang tamu untuk tema tentang artis tahun 90-an.

Semua mulai berubah saat Feni memanggil bintang tamu lainnya, perancang busana Adjie Notonegoro.

Adjie merupakan sahabat Mayang sejak lama. Dia didatangkan ke acara tersebut sebagai mystery guest.
’’Memang kenal dengan Mayangsari dari kapan?’’ tanya Feni kepada Adjie. ’’Dari lahir kenalnya,’’ jawab Adjie. Saat itu Adjie belum dihadirkan. Suaranya diperdengarkan saja.

Nah, sebelum jeda iklan segmen kedua, Feni bertanya soal kehidupan asmara Mayang.

Spontan, raut wajah Mayang berubah muram. Dia tampak tidak suka dengan pertanyaan Feni.

Tanpa ba bi bu, ibu satu anak tersebut langsung walk out dari studio. Para pemirsa yang menonton pun memilih diam.

Perginya Mayang dari acara itu langsung membuat Feni bengong.

Tanpa pikir panjang, dia langsung mengejar Mayang sebelum masuk ke mobilnya untuk pergi.

’’Omongan yang mana Mbak yang salah? Ayo, Mbak masuk (studio) lagi,’’ ujar Feni.

Mayang sempat menjawab dengan berbisik kepada Feni. Bujukan Feni juga tidak mempan. Mayang tetap memilih untuk meninggalkan lokasi.

’’Tidak. Terima kasih,’’ ucap Mayang singkat dan langsung masuk ke mobil.

Feni dan sejumlah kru acara tidak bisa berbuat banyak.

’’Mungkin soal kehidupan percintaannya yang tidak ingin dibahas ya,’’ kata Feni menduga.

Wajah Feni saat itu tampak bingung. Diwawancarai setelah memandu acara tersebut, Feni juga masih tidak tahu pasti bagian yang salah.

’’Sebaiknya nonton (tayangannya) di YouTube. Kira-kira apa (yang salah). Harus ditanya ke yang bersangkutan atau produser. Saya tidak berhak jawab,’’ tutur Feni.

Sebagai host, dia hanya menjalankan tugasnya. Apa pun yang terjadi, menurut Feni, adalah pelajaran untuk jadi lebih baik lagi dan introspeksi.

Kini Feni dilabrak Marissa. Bedanya, Marissa marah karena masa lalu suaminya Ikang Fawzi dikuak kembali di acara Rumpi. Marissa tidak hadir di acara itu.

Hanya Ikang dan dua putrinya. Tapi Marissa merasa sangat terhina dengan tayangan tersebut.

Apa tanggapan Feni karena dilabrak dengan cukup keras kali ini oleh Marissa? Tunggu saja klarifikasinya. (flo/jpnn)

SUBHANALLAH ..!!! Kebangkitan Turki, Awal Kehancuran Israel, Mohon Sebarkan ...

Bagi kalangan anti-Erdogan. Jalinan diplomatik dengan Israel, senantiasa jadi amunisi menghancurkan reputasi. Tutup mata pada histori. Turki di masa AtTatruk terikat kesepakatan dengan Barat (AS-UK), salah satunya keharusan berikan restu pada negara Israel di tanah Palestina.



 (2) Kesepakatan yang sama masalah Selat Bosphorus yang perlu di buka jadi perairan internasional. Juga kesepakatan Turki tak bisa mengeksplorasi sumber daya alam dari th. 1923 sampai 2023. 60 th. Turki tunduk pada kebutuhan komprador. Cuma di masa AKP serta kepemimpinan Erdogan, Turki bangkit yakin diri.

 (3) Turki Baru di th. 2023, jadi spirit berbarengan bangsa Turki. Turki dengan kegagahan ekonomi, kedigjayaan militer, kelihaian diplomasi, serta ruh jihad di kelompok rakyatnya. Turki tidak kenal capek mewujudkan harapan terlambat dari Sultan Salim, serta pastinya harapan Sultan Abdul Hamid II, yang menampik kehadiran Israel di


Palestina.

 (4) Kerja
Sultan Erdogan saat ini konsentrasi pada harapan


pembebasan AlAqsha. Pasti dengan cara bertahap. Sesudah berhasil bangun soliditas internal bangsa Turki. Saat ini Suktan Erdogan memperlebar sayap : menyebar kemampuan Turki ke titik-titik strategis. Qatar serta Somalia jadi basis militer Turki di Teluk serta Afrika. 2 negeri yang head to head dengan kebutuhan Israel sekalian.

 (5) Mengapa Qatar? Ambisi Israel Raya terang memasukkan Mekkah serta Madinah. Israel juga berkepntingan dengan laut Merah serta selat Aqabah perbatasan Saudi serta Mesir. Sesaat di Afrika. Israel meletakkan basisnya di Eriteria, yang bersebelahan dengan teluk Aden. Seolah Sultan Erdogan tengah menyeimbangi, dampak Israel di Timteng serta Afrika.

 (6) Kenapa saya optimis? Sebab saya meyakini dengan analisis Syaikh Ahmad Yasin waktu wawancara dengan AlJazeera TV sebelumnya dirudal. Beliau menyatakan apa yang diyakininya kalau kehancuran Israel bakal diawali th. 2027. Untuk Syaikh Yasin. Tak ada peradaban kafir yang dapat bertahan kian lebih 100 th., dengan satu prasyarat : golongan Muslimnya bangkit melawan.

 (7) Jadi. Kita mesti selalu menyiapkan diri seperti Sultan Erdogan mempersiapkannya. Mengenai yang teriak-teriak anti Yahudi namun aman dari serangan Yahudi. Pantas dicurigai. Lantaran mereka memanglah ada untuk jadi sisi suksesor tim Israel Raya.

Penjaga Rental PlayStation Ini Mendadak Populer, Tak Hanya Cantik Tapi Juga Kocak


Ajang pencarian bakat bertajuk stand up comedy di stasiun teleivis swasta, melahirkan satu komika cantik. Tak hanya cantik, wanita ini pun berhasil membuat para penontonnya tertawa terbahak-bahak. Arafah Rianti, menjadi populer semenjak mengikuti ajang pencarian bakat ini. Penampilannya selalu berhasil memecah suasana.

Gelak tawa karena materi saat membawakan stand up comedynya membuat wanita me3njadi favorit bagi kaula muda. Tak ayal, kini followers di akun Instagramnya sudah mencapai 126 ribu. Arafah Rianti seorang mahasiswi di Universitas Islam Negeri, Jakarta.


Saat ini, penampilan Arafah di layar kaca menjadi paling ditunggu oleh para warga lantaran memiliki paras cantik dan lucu saat membawakan materi komedinya.
Gadis berkerudung, selain memiliki paras wajah yang cantik juga memiliki suara yang khas. Arafah tinggal di Kota Depok, Jawa Barat bersama orangtuannya. Arafah anak kedua dari tiga bersaudara.


Dirumahnya, Arafah dikenal sebagai gadis sipenjaga rental Play Station (PS). Seperti yang dilontarkan Arafah dalam akun instagramnya sambil memposting gambar hasil capture: "Aku cuman bisa jaga aurat dan rental blm bisa jaga kamu," tulisnya dalam akun instagram @arafahrianti Dalam akun instagramnya, Arafah juga memposting foto bersama Raditya dika dan sejumlah komika lainnya.

Tips Mengelola Keuangan Ala Rasulullah

Dengan langkah gontai, seorang sahabat datang menghadap Rasulullah. Ia tengah didera masalah keuangan; tak bisa memberikan nafkah untuk anak istrinya. Bahkan hari itu ia tidak mempunyai uang sepeserpun.

Tips Mengelola Keuangan Ala Rasulullah


Dengan penuh perhatian, Rasulullah mendengarkan keluhan sahabat itu. Lantas beliau bertanya apakah ia memiliki sesuatu untuk dijual.

“Saya hanya punya kain untuk selimut tidur dan cangkir untuk minum ya Rasulullah,” jawabnya.

Lalu Rasulullah melelang dua barang itu.

“Saya mau membelinya satu dirham wahai Rasulullah,” kata sahabat yang lain.

“Adakah yang mau membelinya dua atau tiga dirham?” Inilah lelang pertama dalam Islam. Dan lelang itu dimenangkan oleh seorang sahabat lainnya.

“Saya mau membelinya dua dirham” timpal salah satu tamu di rumah Rasulullah.

Rasulullah kemudian memberikan hasil lelang itu kepada sahabat tersebut.

“Yang satu dirham engkau belikan makanan untuk anak istrimu, yang satu dirham lagi kau belikan kapak. Lalu kembalilah ke sini.” akta Rasulullah terhadapnya.

Setelah membelikan makanan untuk anak istrinya, sahabat itu datang kembali kepada Rasulullah dengan sebuah kapak di tangan kanannya.

“Nah, sekarang carilah kayu bakar dengan kapak itu…” demikian kira-kira nasehat Rasulullah.

Hingga seminggu kemudian, ia kembali datang pada Rasulullah dan melaporkan bahwa ia setiap harinya bisa mendapatkan 10 dirham dengan modal kapak. Ia pun tak lagi kekurangan uang untuk menafkahi keluarganya.

Salah satu sahabat yang lain, Salman Al Farisi mempunyai rumus 1-1-1. Bermodalkan uang 1 dirham, ia bisa membuat anyaman dan dijualnya 3 dirham. 1 dirham ia gunakan untuk keperluan keluarganya, 1 dirham ia sedekahkan, dan 1 dirham ia gunakan kembali sebagai modal. Sepertinya sederhana, namun dengan cara tersebut sahabat ini bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dan bisa sedekah setiap hari. Penting untuk dicatat, sedekah setiap hari.

Nasehat Rasulullah yang dijalankan oleh sahabat yang tak disebutkan namanya di atas dan juga amalan Salman Al Farisi memberikan teladan kepada kita tentang cara dasar mengelola keuangan.

Yakni, bagilah penghasilan kita menjadi tiga bagian; satu untuk keperluan konsumtif, satu untuk modal dan satu untuk sedekah. Pembagian ini tidak harus sama persis seperti yang dilakukan Salman Al Farisi.

Keperluan Konsumtif

Untuk masalah ini, rasanya tidak perlu diperintah pun mayoritas orang pasti melakukannya. Bahkan banyak orang yang menghabiskan hampir seluruh penghasilannya demi keperluan konsumtif. Tak sedikit yang malah terjebak pada masalah keuangan karena terlalu menuruti keinginan konsumtif hingga penghasilannya tak tersisa, bahkan banyak yang akhirnya minus.

Yang harus digarisbawahi, bagi seorang suami, membelanjakan penghasilan untuk keperluan konsumtif artinya adalah memberikan nafkah kepada keluarganya. Jangan sampai seperti sebagian laki-laki yang menghabiskan banyak uang untuk beli rokok dan makan ke warung mengisi perut sendiri, sementara makanan untuk anak dan istrinya terlupakan.

Modal

Sisihkan penghasilan atau uang Anda untuk modal. Bahkan, kalaupun Anda adalah seorang karyawan atau pegawai. Sisihkanlah sebagian dari gaji Anda untuk menjadi modal atau membeli aset.

Menurut Robert T. Kyosaki, inilah mental yang membedakan orang kaya dengan orang kelas menengah dan orang miskin. Orang kaya membeli aset, orang kelas menengah dan orang miskin menghabiskan uangnya untuk keperluan konsumtif. Dan seringkali orang kelas menengah menduga telah membeli aset, padahal sebenarnya mereka membeli barang konsumtif; liabilitas.

Aset adalah modal atau sesuatu yang bisa menghasilkan pemasukan, sedangkan liabilitas adalah barang yang justru mendatangkan pengeluaran. Barangnya bisa jadi sama, namun yang satu aset, yang satu liabilitas.

Seperti contoh orang yang membeli mobil dan direntalkan. Hasil rental lebih besar dari cicilan. Ini aset. Namun jika seseorang membeli mobil hanya untuk gengsi-gengsian, ia terbebani dengan cicilan, biaya perawatan dan lain-lain, ini malah menjadi liabilitas.

Robert T Kiyosaki menambahkan, mengapa orang kelas menengah sulit menjadi orang kaya, karena berapapun gaji atau penghasilan mereka, mereka selalu habiskan gaji itu dengan memperbesar cicilan. Berbeda dengan orang yang membeli aset atau modal yang semakin lama semakin banyak menambah kekayaan mereka.

Jangan menganggap bahwa aset atau modal itu hanya yang terlihat, tangible. Ada pula yang tak terlihat, intangible. Contohnya ilmu dan skill. Jika Anda adalah tipe profesional, meningkatkan kompetensi dan skill adalah bagian dari modal, bagian dari aset. Dengan kompetensi yang makin professional, nilai Anda makin meningkat. Penghasilan juga akan meningkat.

Sedekah

Jangan lupa sisihkan sebagian penghasilan Anda untuk sedekah. Kenapa? Sebab itu adalah hukum Alam atau sunnatullah yang telah dijelaskan di berbagai nash, Barang siapa memberi pasti akan diberi, Barangsiapa mengasohani pasti akan dikasihani. Selain itu sedekah bisa juga menolak bala' dan menjadi bekal untuk kehidupan yang hakiki di akhirat nanti. Baik sedekah wajib berupa zakat maupun sedekah sunnah.

Apa yang dilakukan Salman Al Farisi adalah teladan mengelola keuangan dengan cara yang sangat dahsyat. Ia bersedekah senilai apa yang menjadi keperluan konsumtif keluarganya.

Seumpama kita punya gaji atau penghasilan tiga juta, lalu kebutuhan konsumtif keluarga kita satu juta, maka kita baru bisa menandingi Salman Al Farisi jika bersedekah satu juta pula.

Namun karena ada hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa sedekah satu gunung emas tidak akan bisa menyamai sedekah satu mud para sahabat, maka kita tak pernah mampu untuk menandingi sedekah Salman Al Farisi.

Wallahu A'lam,

Demi Bisa Cerdaskan Anak-Anak, Guru PAUD Ini Ikhlas Dibayar Dengan Pisang

Saat ini untuk mendapatkan pendidikan bagi anak-anak, orangtua harus menyiapkan keuangan yang cukup besar. Bahkan setingkat Taman Kanak-Kanak atau Pendidikan Usia Dini (PAUD) kadangkala berani menetapkan biaya yang cukup mahal. Tentu hal ini akan menyulitkan para orang tua mengingat harga kebutuhan pokok semakin mahal.

Demi Bisa Cerdaskan Anak-Anak, Guru PAUD Ini Ikhlas Dibayar Dengan Pisang
Ustadz Syein dan orangtua siswa yang membayar dengan buah pisang
Namun hal yang berbeda diperlihatkan oleh sebuah lembaga PAUD As Salam yang berlokasi di Watu Jaran, Desa Sikapat Sumbang Banyumas. Dengan mudahnya para orangtua bisa membayar pendidikan anak-anaknya hanya dengan buah pisang.

Pendiri PAUD sekaligus Pembina lembaga yang berhati mulia tersebut bernama Ustad Syein. Sejak membangun lembaga pendidikan itu di bulan Agustus 2015, Ustadz Syein sudah menyadari kondisi masyarakat sekitar yang sebagian besar hanya menjadi pekerja serabutan.

Sebelumnya Ustad Syein menetapkan iuran bulanan yang sangat kecil yakni 10 ribu perbulan. Namun ternyata para warga tetap tidak mampu membayarnya. Mereka pun hanya bisa bisa membayar dengan buah pisang yang kebetulan mereka tanam di belakang rumah.

“Warga kebanyakan hanya punya pohon pisang di kebun belakang rumah, jadi mereka bayarnya pakai buah pisang,” ucap Ustadz Syein, sebagaimana dikutip dari Al Azhar Peduli, Selasa (23/8/2016).

Namun jika mereka kebetulan tidak memiliki buah pisang, terkadang diganti dengan barang lainnya seperti kayu bakar. Meski demikian Ustadz Syein menerimanya dengan penuh keikhlasan. Baginya lembaga pendidikan yang ia bangun semata-mata hanya untuk membantu mencerdaskan anak-anak di dusun sederhana tersebut.

Sebut Ahok Luar Biasa, Nasehat Bijak Gus Mus Ini 'Tampar' Hater Ahok...!!


Entah mengapa, tiba-tiba Gus Mus melalui akun facebooknya berkomentar terkait keberadaan AHOK. Mungkin Gus Mus memandang perlu untuk memberi sedikit nasihat sebab fenomena AHOK dinilai sudah menjadi pembicaraan semua kalangan di seluruh tanah air. Memetik Hikmah dari Nasihat Gus Mus Tentang AHOK ini seakan memberi kesejukan ditengah persilangan pendapat antara kelompok yang pro dan anti AHOK.


KH Mustofa Bisri yang populer disapa Gus Mus, seorang alim ulama dari kota Rembang Jawa Timur adalah sosok yang sangat humanis. Gus Mus adalah putra dari KH Bisri Mustofa ini juga dikenal sebagai sahabat dekat alm. Gus Dur. Meski Gus Mus dan Gus Dur adalah pemeluk Agama Islam yang taat, juga tokoh terkemuka dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU), namun keduanya sangat mencintai perdamaian antar pemeluk agama. Gus Mus tak pernah sekalipun menunjukkan kebencian kepada umat agama lain dan justru mengajak kepada seluruh umat muslim agar menghormati dan mencintai sesama manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

Berikut ini adalah cuplikan status pada Akun FB Gusmus :
Allahu Akbar.
Sebagai ‘virus’, makhluk yang diciptakan Allah bernama Ahok –gubernur DKI– itu memang luar biasa. Ia ‘menyerang’ otak dan menghilangkan akal sehat banyak orang, termasuk mereka yang seharusnya sangat waras. Parahnya lagi; penyakit yang diakibatkannya, menular dengan cepat. Mewabah. Hanya mereka yang dirahmati Allah saja yang selamat dari wabah ini.
Lalu adakah penangkalnya? Ada; yaitu sebagaimana penangkal ‘virus-virus’ lain yang menyerang penalaran: bersikaplah sedang-sedang saja dalam segala hal, jangan berlebih-lebihan. Termasuk sedang-sedang saja dalam MENYENANGI dan tidak berlebih-lebihan dalam MEMBENCi. šŸ˜Š
Allahu Akbar waliLlĆ£hil hamd.
Apa yang ditulis oleh Gus Mus tersebut, meski perlu penalaran yang cukup untuk memahaminya, dapatlah ditarik sebuah kesimpulan bahwa keberadaan AHOK sebagai Gubernur DKI, memang memicu kontroversi.  Mengapa demikian? Ada baiknya untuk menelaah Nasihat Gus Mus Tentang AHOK ini;
Sebagaimana kita ketahui, AHOK punya perilaku yang sangat unik dan AHOK punya karakter yang tak dimiliki oleh pejabat manapun di negeri ini. Sebagai pejabat, AHOK terlalu berani dalam menyatakan sikap, bahkan tak peduli kepada siapapun juga termasuk kepada pejabat lain yang bahkan lebih tinggi posisinya. Dengan gaya bicaranya yang lugas, AHOK terkesan sangat temperamental apalagi bila menanggapi perilaku korupsi yang dilakukan oleh pejabat lainnya.
Jangankan dengan anak buahnya sendiri, AHOK pun tak segan menyerang oknum Anggota DPRD DKI yang berupaya untuk merugikan kepentingan warga DKI melalui perilaku korupsi dan pelanggaran hukum lainnya. AHOK tak bisa mentolerir perilaku siapapun yang melanggar ketentuan dan hukum, meski itu pejabat setingkat menteri sekalipun.
Namun dibalik sikapnya yang dinilai kasar dan arogan oleh sebagian kalangan, sesungguhnya AHOK adalah pejabat yang murah hati dan suka menolong warga miskin. Hal ini bisa disaksikan sendiri melalui video yang diunggah melalui situs YouTube, dimana AHOK seringkali tanpa pikir panjang membantu warganya yang sedang mengalami berbagai macam masalah dan kesulitan dengan cepat dan bahkan menggunakan uang pribadinya sendiri.
Karena sikapnya yang keras dan tegas dalam memberi sanksi kepada semua PNS di lingkungan PemProv DKI bila diketahui melakungan penyimpangan, maka AHOK juga banyak dibenci oleh anak buahnya sendiri. Namun AHOK tak pandang bulu, sebab semua aturan yang dibuat adalah untuk dipatuhi, dan tak boleh ada aparat yang menggunakan wewenang dan kekuasaannya untuk menindas warganya sendiri. Menurut AHOK, Pemerintah Daerah adalah abdi masyarakat, dan harus berfungsi sebagaimana layaknya untuk melayani setiap kebutuhan warga dan menyelesaikan semua permasalahan yang ada.

AHOK dinilai sebagian kalangan terlalu ekstrim dalam mengambil kebijakan dan memberi sanksi. Namun justru dengan cara seperi inilah AHOK mampu mengubah Jakarta menjadi jauh lebih baik dari kondisi sebelumnya, baik dibidang pembangunan mental para aparat dan pejabat, juga pembangunan sarana fisik lainnya.
Mungkin karena keteguhan prinsipnya yang tidak memberi kesempatan sedikitpun bagi pejabat untuk melakukan korupsi, maka sebagian kalangan merasa tidak nyaman dan mencari-cari alasan untuk menolak AHOK sebagai pejabat tertinggi di DKI Jakarta. Apalagi AHOK adalah pejabat non muslim, sehingga dengan mudah dikait-kaitkan dengan hukum Agama Islam untuk menolak AHOK sebagai pemimpin. Hal ini sangat ironis ditengah era reformasi yang menunjung tinggi demokrasi yang berazaskan Pancasila, bukan atas dasar Hukum Agama.
Terkait hal itulah, maka Gus Mus menilai bahwa telah terjadi pertentangan pendapat yang cukup serius di tengah masyarakat dalam menanggapi keberadaan AHOK. Bahkan Gus Mus sampai menyatakan bahwa ada pihak yang seharusnya ‘sangat waras’ berubah menjadi ‘gila’ hanya untuk sekadar menolak AHOK. Demikian halnya dengan sebagian warga pendukung AHOK yang seakan meng-kultuskan AHOK, juga dipandang telah melampaui batas kewajaran.
Nasihat Gus Mus tentang AHOK tersebut sesungguhnya adalah sebagai jalan tengah untuk mewujudkan perdamaian dan kedamaian dalam berpolitik bagi seluruh masyarakat. Bila ada yang tak suka atau benci kepada AHOK, maka tak perlu terlalu berlebihan dalam menyikapinya. Demikian juga bagi masa pendukung AHOK, tak usah menunjukkan sikap yang keterlaluan.
Gus Mus seakan memberi nasihat agar masyarakat bersedia memberi kebebasan berpolitik kepada siapapun juga dengan menjunjung tinggi persamaan hak bagi setiap warga negara dimuka hukum tanpa memandang Agama, Suku dan Rasnya.
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tentu harus patuh terhadap aturan dan perundang-undangan yang ada. Dengan demikian, pendapat subyektif adalah hak setiap orang, sepanjang tidak melawan hukum yang berlaku.
Gus Mus sebagai seorang figur panutan bagi sebagian besar umat Islam di Jawa Timur, tentu memberikan nasihat tersebut demi kebaikan bagi semua orang, namun tergantung kepada masing-masing individu dalam menyikapinya.(myahok)